Dosen Hukum Ubaya; Mantan Kepala BPBD Sikka Wajib Bertanggungjawab Terhadap Dana BTT

Dibaca 187 kali Reporter : WT verified

Catatan hukum Marianus Gaharpung, SH., MS melalui pesan singkat via whatsapp kepada media fakta Hukum NTT beberapa waktu lalu.

SIKKA faktahukumntt.com -rabu 22 juni 2022

Dosen Hukum Universitas Surabaya, Marianus Gaharpung, SH.,M.S., mengatakan bahwa MRL selaku bendahara pembantu tidak boleh tanggung jawab sendiri hasil temuan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI atas dana Belanja Tidak Terduga (BTT) Tahun Anggaran 2021 sebesar Rp. 890. 085.874.000 yang belum disetor ke kas daerah. 

Menurut Marianus, tanggung jawab mutlak (Strict Liability) tidak dikenal dalam tata kelola keuangan negara yang mengarah pada tindakan korupsi. Konsep ini hanya berlaku pada kasus kejahatan lingkungan. “Misalkan ada kapal tanker yang pecah lalu tumpahan minyaknya mencemari lautan, maka tidak perlu pembuktian ikan mati karena hubungan kausalitas dengan tumpahan minyak. Maka pihak pemilik kapal baik orang perorangan maupun perusahaan mutlak bertanggungjawab,” jelasnya.  

Dikatakan, dalam penggunaan uang negara melekat tanggung jawab kewenangan delegasi dan kewenangan mandat yang masing masing punya implikasi hukum. Marianus meragukan uang senilai Rp. 890.085. 874.000 dipakai oleh MRL seorang. Apalagi ada kwitansi dan catatan uang tersebut dikeluarkan atas perintah atau sepengetahuan Muhamad Daeng Bakir selaku Kepala Pelaksana (Kalak) BPBD Sikka waktu itu. 

Baca Juga :  Petrus Selestinus Sebut PT. Catur Aera Teknologi Sebagai Pemenang Pengadaan Travo IGD RSUD dr Tc Hilers Maumere Cacat

Oleh karena itu, ketika Wakil Bupati Sikka, Sekda Sikka dan sejumlah pejabat lain memanggil dan meminta MRL menandatangani Surat Keterangan Tanggung jawab Mutlak (SKTJM) adalah batal demi hukum artinya tidak pernah ada ada implikasi hukum. Jujur kami sangat kaget konsep ngawur apa lagi yang dibuat. Ini sangat amburadul memalukan serta dugaan kuat menjebak MRL selaku bendahara pembantu, seakan-akan semua kesalahan dibebankan kepada bendahara,” ungkap Marianus. 

Selanjutnya
Tulisan ini berasal dari redaksi
Tetap terhubung dengan kami:

Comment