Kuasa Hukum Esmeranda Nilai Gugatan PMH Silvanus Bogar Lemah

Dibaca 667 kali Reporter : Wyliam Ch verified

SIKKA, faktahukumntt.com – 3 Desember 2021

Gugatan Perbuatan Melawan Hukum (PMH) dan Tuntutan Ganti Rugi yang diajukan pihak Silvanus Bogar melalui Kuasa Hukumnya Viktor Nekur, SH., dan Thoias Tola, SH., dari Orinbao Law Office kepada pihak Esmeranda Mariana selaku tunangannya melalui perkara perdata di Pengadilan Negeri (PN) Maumere dengan Nomor Perkara: 38/PDT.G/2021/PN.Mme mendapat bantahan dari pihak Esmeranda.

Pihak Esmeranda selaku tergugat, melalui Kuasa Hukumnya, Antonius Stefanus, SH., dan Vitalis, SH., dari Lembaga Bantuan Hukum Satria Keadilan menolak seluruh dalil gugatan yang diajukan pihak Silvanus.

Dalam poin konvensi jawaban pihak Esmeranda selaku tergugat yang diperoleh media ini menjelaskan, bahwa gugatan yang diajukan oleh pihak Silvanus prematur. Alasannya bahwa gugatan yang diajukan pihak Sylvanus dan terdaftar di PN Maumere pada tanggal 24 September 2021 sejatinya belum melewati batas waktu tulis nama di Gereja (Hakeng Kela Naran) yang disepakati kedua belah pihak di meja adat. Sebab, dalam pembicaraan di meja adat, kedua belah pihak hanya menyepakati waktu tulis nama adalah tahun 2021 tanpa merinci tanggal dan bulan. Padahal tahun 2021 belum berakhir sehingga tidak patut menganggap bahwa pihak Esmeranda ingkar janji apalagi melawan hukum.

Baca Juga :  Anggaran DPRD Sikka Bakal Naik 35 Miliar Lebih, Marianus Gaharpung Sebut Ini Tak Wajar

Selain itu, gugatan pihak Silvanus juga dianggap tidak jelas (Obscuur Libel) dimana gugatan tersebut tidak menguraikan secara jelas alasan yang melatarbelakangi percekcokan antara Silvanus dan Esmeranda hingga berujung pada putusnya hubungan pertunangan keduanya. Pihak Esmeranda malah beralasan jika Silvanus lah yang sendiri memutuskan hubungan pertunangannya dengan Esmeranda.

Selanjutnya
Tulisan ini berasal dari redaksi
Tetap terhubung dengan kami:

Comment