<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Waspada &#8211; Fakta Hukum Sikka</title>
	<atom:link href="https://sikka.faktahukumntt.com/tag/waspada/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://sikka.faktahukumntt.com</link>
	<description>Berita Terkini Maumere</description>
	<lastBuildDate>Wed, 17 Apr 2024 23:21:35 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.9.4</generator>

<image>
	<url>https://sikka.faktahukumntt.com/wp-content/uploads/2023/10/cropped-cropped-512-5-1-32x32.png</url>
	<title>Waspada &#8211; Fakta Hukum Sikka</title>
	<link>https://sikka.faktahukumntt.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Waspada! Lagi Lagi Anjing Rabies Renggut Nyawa Warga Palu&#8217;E</title>
		<link>https://sikka.faktahukumntt.com/regional/waspada-lagi-lagi-anjing-rabies-renggut-nyawa-warga-palue/</link>
					<comments>https://sikka.faktahukumntt.com/regional/waspada-lagi-lagi-anjing-rabies-renggut-nyawa-warga-palue/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Wyliam Ch]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 17 Apr 2024 20:16:28 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Regional]]></category>
		<category><![CDATA[Anjing]]></category>
		<category><![CDATA[Maumere]]></category>
		<category><![CDATA[Nyawa]]></category>
		<category><![CDATA[Rabies]]></category>
		<category><![CDATA[Renggut]]></category>
		<category><![CDATA[SIKKA]]></category>
		<category><![CDATA[Warga Palu'e]]></category>
		<category><![CDATA[Waspada]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://sikka.faktahukumntt.com/?p=11557</guid>

					<description><![CDATA[FAKTAHUKUMNTT.COM, MAUMERE &#8211; Nasib naas menimpa Maria Tia wanita (42) tahun warga desa Rokirole kecamatan Palu&#8217;E Kabupaten Sikka NTT meninggal dunia Rabu (17/04/2024) pagi setelah digigit anjing rabies sekitar 5 bulan lalu di kampungnya di desa Rokirole. Maria meninggal dunia dalam perjalanan dari Puskesmas Palu&#8217;E menuju Pelabuhan Kerica Palu&#8217;E hendak di rujuk ke RSUD Tc [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>FAKTAHUKUMNTT.COM, <a href="https://sikka.faktahukumntt.com/tag/maumere">MAUMERE</a> &#8211; Nasib naas menimpa Maria Tia wanita (42) tahun warga desa Rokirole kecamatan Palu&#8217;E Kabupaten Sikka NTT meninggal dunia Rabu (17/04/2024) pagi setelah digigit anjing rabies sekitar 5 bulan lalu di kampungnya di desa Rokirole.</p>
<p>Maria meninggal dunia dalam perjalanan dari Puskesmas Palu&#8217;E menuju Pelabuhan Kerica Palu&#8217;E hendak di rujuk ke RSUD Tc hilera Maumere setelah kurang lebih 1 hari hari dirawat di puskesmas.</p>
<p>Maria Tia adalah korban kedua warga Palu&#8217;E yang meninggal dunia di puskesmas Palu&#8217;E akibat gigitan anjing rabies.</p>
<p>Setelah sebelumnya pada Maret 2024 lalu warga desa tuanggeo berusia sekitar 40 tahun (wanita) meninggal dunia di puskesmas Palu&#8217;E akibat gigitan anjing rabies.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://sikka.faktahukumntt.com/regional/waspada-lagi-lagi-anjing-rabies-renggut-nyawa-warga-palue/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Antisipasi Kemarau, Pemprov NTT Minta Warga Waspada Bencana Kekeringan</title>
		<link>https://sikka.faktahukumntt.com/ekonomi/antisipasi-kemarau-pemprov-ntt-minta-warga-waspada-bencana-kekeringan/</link>
					<comments>https://sikka.faktahukumntt.com/ekonomi/antisipasi-kemarau-pemprov-ntt-minta-warga-waspada-bencana-kekeringan/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Yos Bataona]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 30 Mar 2023 15:33:29 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Ekonomi]]></category>
		<category><![CDATA[Bencana Kekeringan]]></category>
		<category><![CDATA[Pemprov NTT]]></category>
		<category><![CDATA[Warga]]></category>
		<category><![CDATA[Waspada]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://sikka.faktahukumntt.com/?p=9211</guid>

					<description><![CDATA[KOTA KUPANG, FaktahukumNTT.com,- 30 Maret 2023 Pemerintah Provinsi NTT melalui Dinas Pertanian menyiapkan berbagai langkah strategi mengantisipasi musim kemarau di bulan april mendatang. Dinas pertanian tengah menyiapkan tanaman yang lebih adaptif terhadap kekeringan. Kepala Dinas Pertanian Provinsi NTT, Lucky F. Koli, mengatakan, kekeringan bukan merupakan hal baru bagi para petani. Pasalnya, masyarakat yang berprofesi sebagai [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>KOTA KUPANG, </strong><a href="https://sikka.faktahukumntt.com/tag/bencana-kekeringan/">FaktahukumNTT.com</a><strong>,-</strong> 30 Maret 2023</p>
<p>Pemerintah Provinsi NTT melalui Dinas Pertanian menyiapkan berbagai langkah strategi mengantisipasi musim kemarau di bulan april mendatang. Dinas pertanian tengah menyiapkan tanaman yang lebih adaptif terhadap kekeringan.</p>
<p>Kepala Dinas Pertanian Provinsi NTT, Lucky F. Koli, mengatakan, kekeringan bukan merupakan hal baru bagi para petani. Pasalnya, masyarakat yang berprofesi sebagai petani sudah memiliki daya adaptasi terhadap perubahan iklim dan cuaca yang terjadi.</p>
<p>“Karena kemarau itu di bulan April, maka kita akan manfaatkan musim tanam dua untuk mengisi produksi dengan jenis tanaman yang lebih adaptasi terhadap kekeringan,” jelas Lucky, Kamis 30 Maret 2023 di Kupang.</p>
<p>Dia menjelaskan, pemerintah juga mempersiapkan skema, yaitu menyarankan petani untuk menanam kacang kacangan, terutama kacang hijau, kelor, sorgum dan jagung. Hal ini dikarenakan tanaman holtikultura ini komunitas ini tahan terhadap kekeringan dan juga membantu ekonomi masyarakat karena menggunakan sedikit air tetapi bisa menyediakan pangan sekaligus ekonomi.</p>
<p>Lucky menjelaskan, yang disiapkan pemerintah tentu akan menyesuaikan dengan kondisi masyarakat. Selain itu, pihaknya juga menyiapkan sarana yang dibutuhkan petani untuk percepatan panen.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://sikka.faktahukumntt.com/ekonomi/antisipasi-kemarau-pemprov-ntt-minta-warga-waspada-bencana-kekeringan/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
