Beranikah Pansus DPRD Sikka Bongkar Skenario Busuk Dana BTT BPBD Sikka Tahun 2021?

Dibaca 1.2K kali Reporter : WT verified

Marianus Garhapung, Dosen Fakultas Hukum Ubaya Surabaya

Padahal dalam hukum administrasi (negara) disebut wewenang terikat bukan wewenang fakultatif apalagi wewenang bebas.
Sebagian dana APBD ini digelontorkan kepada Kantor BPBD Sikka tahun 2021 dengan dugaan adanya bencana alam ternyata di tahun itu hujan angin biasa (Januari Pebruari) tidak masuk kategori bencana alam.

Akhirnya persoalan dana BTT ini mulai terkuat dimana bendahara pembantu bersama tim yang berurusan dengan dana BTT pada April 2022 diduga dipanggil oknum Sekda Sikka demi klarifikasi terkait temuan dana BTT sebesar 2. 800.000,000 lebih (dua miliar delapan ratus juta lebih) berdasarkan temuan BPK. Uang ini akibat penggunaan dana dengan alasan emergensi (bencana alam) sejatinya tidak ada bencana alam di Sikka sebagaimana diatur dalam peraturan perundang undangan.

Temuan tersebut berupa dana BTT Covid satu miliar seratus juta lebih dan dana BTT non covid adalah satu miliar enam ratus juta lebih.

Dugaan ancurnya dana BTT 2021 bermula dari perubahan RAB pengajuan uang yang sering di gonta ganti oleh mantan kepala BPBD bahkan lebih celakanya lagi ada dugaan mantan kepala BPBD ini meniru tanda tangan bupati sikka dan baru terjadi di kantor BPBD dimana cap bupati dan tanda tangan bupati bisa ditiru oleh oknum mantan kepala BPBD. Dan oleh bendahara pembantu sempat menegur, tetapi beliau bilang tidak apa- apa yang penting proses uang cair.

ads
Sebelumnya
Selanjutnya
Tulisan ini berasal dari redaksi
Tetap terhubung dengan kami: