Diduga Mantan Kades Lidi Dan Bendahara Copot Dana Desa 50 Juta, Pembangunan Rabat Jalan Terbengkalai

Dibaca 910 kali

Fabianus Martin Dato memberikan klarifikasi terkait keterlambatan Pendropingan Semen pembangunan Rabat Jalan di Desa Lidi di kantor Desa Lidi (1/8/22) foto Wartawan faktahukumntt.com

SIKKA, faktahukumntt.com – 5 Agustus 2022

Diduga mantan Kepala Desa Lidi Denis Nande dan bendaharanya mengambil sejumlah uang yang bersumber dari dana Desa untuk pengadaan Semen pembangunan Rabat Jalan di dusun Woja Desa Lidi Kabupaten Sikka tahun anggaran 2021 yang dicairkan pada bulan Desember 2021.

Keduanya mengambil uang tersebut masing-masing 20 juta dan 30 juta dari tangan Suplier Semen atas nama Fabianus Martin Dato alias Martin pria yang berdomisili di kelurahan wuring kecamatan Alok barat .

Hal tersebut terungkap pada saat Rapat Klarifikasi Pembangunan Rabat Jalan Di Dusun Woja Desa Lidi, Kecamatan Palu’e, Kabupaten Sikka, NTT (1/8/22)

Baca Juga :  Lanal Maumere Terima Penghargaan Dari Kantor SAR Maumere Dalam Penanggulangan Bencana NTT 

Rapat Klarifikasi tersebut dipimpin langsung oleh Pejabat Sementara Desa Lidi Ignasius Cua, dan dihadiri langsung Ketua BPD desa Lidi Patris Rete, Ka Subsektor Palu’e Wilfridus Baga, Pendamping Lokal Desa Jon Sawe, Suplier Semen Fabianus Martin Dato, Mantan Kades Lidi Denis Nande, Anggota BPD desa lidi, Perangkat desa lidi, Tokoh Perempuan Desa lidi, Tokoh masyarakat desa Lidi.

Selanjutnya
Tulisan ini berasal dari redaksi
Tetap terhubung dengan kami:

Comment