Diduga Mantan Kades Lidi Dan Bendahara Copot Dana Desa 50 Juta, Pembangunan Rabat Jalan Terbengkalai

Dibaca 1.0K kali

Fabianus Martin Dato memberikan klarifikasi terkait keterlambatan Pendropingan Semen pembangunan Rabat Jalan di Desa Lidi di kantor Desa Lidi (1/8/22) foto Wartawan faktahukumntt.com

“Makanya Saya menunggu setelah pulang dari sini setelah mereka serahkan uang itu baru Saya tandatangan kwitansi , setelah uang 50 juta diserahkan ke tangan Saya baru Saya tandatangan kwitansi “ungkap Martin dengan nada tegas dihadapan Forum klarifikasi yang dipimpin PJ Desa Lidi, Ketua BPD desa Lidi dan Ka Subsektor Palu’e.

Martin pun memastikan akan bertanggung jawab penuh dengan jalan 800 meter di desa lidi apabila uang 50 juta di kembalikan. “tadi istri Saya baru telpon ada yang sudah transfer ke rekening Saya 15 juta sisanya nanti mereka kembalikan” Jelasnya.

Sementara pada saat yang sama Mantan Kepala Desa Lidi Denis Nande mengatakan Uang 30 juta yang diambil dari Martin adalah uang pribadinya Martin yang Ia pinjam bukan uang yang bersumber dari dana desa untuk pengadaan Semen 2674 sak Oleh Suplier Martin sendiri.

“Uang itu saya pinjam dan itu uang pribadinya Martin”, Ungkap Denis Nande kepada faktahukumntt melalui telpon genggam (4/8/22) menepis tudingan Martin yang menyebutkan bahwa Dirinya mengambil uang 20 juta yang bersumber dari Dana Desa untuk pengadaan Semen pembangunan Rabat Jalan Dusun Woja tahun anggaran 2021.

ads
Sebelumnya
Selanjutnya
Tulisan ini berasal dari redaksi
Tetap terhubung dengan kami: