Warga Palu’e Rela Lepaskan Lahan Demi Pembangunan Menara Telkomsel

Dibaca 680 kali Reporter : Wyliam Ch verified

Camat Palu'e Rudolfus Riba (kiri) bersama PJ Desa Tuanggeo Yosefina Longge (Kanan) mendampingi proses penyerahan dokumen pembebasan lahan dari pihak PT MTel Izar (kedua dari kanan) kepada pemilik lahan di desa Tuanggeo Fransiskus Sanda (kedua dari kiri) di halaman kantor desa Tuanggeo. (foto wiliam).

SIKKA, faktahukumntt.com – 25 April 2022

Badan Aksesbilitas Telekomunikasi dan Informasi atau BAKTI Kominfo memikul tanggung jawab memperluas akses internet dan memperkuat infrastruktur digital bagi seluruh wilayah Indonesia.

Salah satu bukti nyata kinerja Badan Aksesbilitas Telekomunikasi dan Informasi (BAKTI Kominfo) yang berada di bawah Kementerian Komunikasi dan Informasi. BAKTI Kominfo menjalankan beberapa strategi yaitu realisasi proyek strategis nasional (PSN) Palapa Ring, perluasan pembangunan BTS, penyediaan akses internet di wilayah 3T, dan pembangunan ekosistem digital

PT Dayamitra Telekomunikasi Tbk (MTEL) atau Mitratel merupakan satu-satunya anak perusahaan Telkomsel yang ditunjuk untuk menyelesaikan pembangunan menara Telkomsel di wilayah 3 T termasuk kecamatan Palu’e yang terletak di wilayah Kabupaten sikka propinsi NTT.

Baca Juga :  Ruas Jalan Namangkewe-Baumekot Mulai Dikerjakan, Bupati Robi Ajak Masyarakat Ikut Awasi 

Sebanyak 5 menara Telkomsel yang dibangun di pulau Palu’e dari 5 menara Telkomsel tersebut dari pantauan media fakta hukum NTT 2 diantaranya sudah rampung yaitu di desa Kesokoja dan desa Reruwairere sementara 3 lainnya masih dalam proses pembebasan lahan yaitu desa Lidi, desa Tuanggeo dan desa Nitung Lea.

Selanjutnya
Tulisan ini berasal dari redaksi
Tetap terhubung dengan kami:

Comment