Maumere, FHNC – Pemerintah Kabupaten Sikka mengingatkan pentingnya tata kelola data desa yang akurat melalui Bimbingan Teknis (Bimtek) Statistik Sektoral yang digelar di Aula Bapperida Kabupaten Sikka, Kamis (11/9).
Kegiatan ini dibuka oleh Plt. Asisten Administrasi Umum Setda Kabupaten Sikka, Margaretha Movaldes Da Maga Bapa, ST, M.Eng atau akrab disapa Femy Bapa, dan dihadiri para pejabat lintas OPD, BPS Sikka, camat, serta pengelola data desa dan kelurahan.
Dalam sambutannya, Femy Bapa menegaskan, “Tanpa data desa yang rapi, akurat, dan terintegrasi, perencanaan pembangunan akan timpang. Karena itu, Bimtek ini menjadi langkah penting menuju Satu Data Kabupaten Sikka.”
Ia menekankan bahwa data sektoral yang valid bukan sekadar kebutuhan administratif, melainkan kunci penanggulangan kemiskinan, pelayanan dasar, hingga arah kebijakan pembangunan.
Sementara itu, Kepala Bidang Statistik Diskominfo Sikka, Yohana Ch. E. P. Christini Tepa, S.Sos, menjelaskan bahwa Bimtek ini diikuti 42 peserta yang terdiri dari pengelola data 36 desa dan 6 kelurahan. Materi pelatihan meliputi kebijakan Satu Data Indonesia, inventarisasi kebutuhan data, hingga praktik pengolahan dan penyajian data.
“Selama ini data masih tercecer di banyak aplikasi dan unit kerja. Dengan Bimtek ini, desa diharapkan jadi garda depan terwujudnya data yang bisa dipertanggungjawabkan,” ujarnya.
Kegiatan sehari penuh ini didanai melalui Dokumen Pelaksanaan Anggaran (DPA) Diskominfo 2025, dengan harapan seluruh desa dan kelurahan aktif mendukung slogan “Satu Data dari Desa untuk Satu Data Kabupaten Sikka.”
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Laporkan
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.
