“Saya bersyukur karena kita semua dapat berkumpul disini saya sangat bersyukur. Saya sangat bersukacita kita semua dapat berkumpul disini ini kesempatan sangat bagus untuk kita merefleksikan perjuangan bukan hanya pada para siswa yang telah menyelesaikan ujian tetapi juga refleksi terhadap orang tua dan perjalanan mereka semua” ungkap RD Rudi.
Selain itu Ia meminta agar para siswa harus menghargai orang tuanya karena dari merekalah perjuangan bisa sampai pada tahap ini. harus berani menjadi bua yang baik bagi gereja, bangsa dan negara.
Dengan sistem pendidikan yang kontekstual ditengah arus teknologi yang semakin kuat, Kata RD Rudi. Para siswa harus menjadi pohon yang akan menghasilkan buah yang baik dan menjaga masa depan mereka serta menjaga apa yang akan disampaikan oleh orang tua mereka.
“Kepada orang tuah Kita harus jaga bersama sama agar pohon ini menghasilkan buah yang baik untuk masa depan mereka , banggalah jika anak mu berhasil dimasa depan.jadilah pohon yang menghasilkan buah untuk masyarakat dan gereja”, Titah RD Rudi.
“Kepada guru guru Saya berpesan Tampillah sebagai sekolah yang bermutu supaya bisa bersaing dengan sekolah sekolah lain agar tak ada perbedaan antara sekolah swasta dan negeri”, Lagi Kata RD Rudi.
Selain para siswa siswi SMP Rokatenda kelas 7 sampai 9, Ziarah juga dihadiri para orang tua, guru guru dan ratusan umat paroki Uwa yang tak terlepas dari bulan suci defosi kepada Bunda Maria sebagai Bunda Gereja.
Wakil Kepala Sekolah SMP Rokatenda saat diwawancarai menegaskan bahwa pilihan ziarah adalah kesepakatan bersama antara orang tua dan guru sebagai refleksi iman dan pengharapan.
“Kegiatan ziarah dilaksanakan di tempat ini di gua Maria Watu Wae adalah kesepakatan bersama orang tua peserta didik terutama siswa kelas 9 yang telah menyelesaikan ujian Nasional”, Ungkap Alfo.
“Kegiatan ziarah dilaksanakan di tempat ini di gua Maria Watu Wae adalah kesepakatan bersama orang tua peserta didik terutama siswa kelas 9 yang telah menyelesaikan ujian Nasional,” Ungkap Alfonsus Riba
Lebih lanjut Kata Alfonsus, Tempat ini dipilih sebagai refleksi perjuangan karena perjuangan mereka masih terlalu jauh untuk menggapai cita-cita”.
Kepada orang tua dan para siswa, Alfonsus menyampaikan bahwa perjalanan peserta didik yang sudah menyelesaikan ujian nasional masih jauh untuk menggapai cita-cita oleh karena itu Ia berharap peran orang tua harus menjadi garda terdepan dalam mendidik anak anak mereka”. (WT)
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Laporkan
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.
